Seismolog mengembangkan sebuah sistem yang bisa digunakan untuk mendeteksi pemunculan tsunami hanya dalam hitungan menit setelah gempa terjadi.
Sistem itu, yang disebut dengan nama RTerg, diharapkan dapat membantu menurunkan jumlah korban dengan memberikan waktu lebih lama bagi penduduk untuk mengungsi ke tempat aman.
Pengembangan teknologi yang dilakukan oleh peneliti dari Georgia Institute of Technology itu dipublikasikan di jurnal Geophysical Research Letters.
“Kami mengembangkan sistem yang secara real time berhasil mengidentifikasi gempa skala 7,8 di Sumatera pada 2010 sebagai gempa tsunami langka dan berpotensi merusak,” kata Andrew Newman, peneliti dari School of Earth and Atmospheric Sciences, seperti dikutip dari Science Daily, Selasa, 22 Maret 2011.