Showing posts with label Pesawat. Show all posts
Showing posts with label Pesawat. Show all posts

31 March 2011

Pesawat Listrik Pertama Sukses Terbang

Jean-Marie Urlacher / Info-Pilote Pesawat listrik pertama Elektra One buatan PC Aero sukses melakukan terbang perdana pada Rabu (23/3/2011) di Jerman.

Pesawat listrik sukses melakukan penerbangan yang pertama kali dan memenangi CAFE Green Flight Challenge yang diadakan NASA. Elektra One yang dikembangkan Calin Gologan itu diuji pertama kali oleh pilot Jon Karkow.

Pesawat ini terbang tanpa menggunakan bensin karena 100 persen menggunakan tenaga listrik, dan baru-baru ini pesawat tersebut telah dicoba di Jerman. Untuk pertama kalinya pada Rabu (23/3/2011), Elektra One melayang selama 30 menit. Pesawat dengan awak tunggal itu terbang setinggi 500 meter di udara. Penerbangan itu sangat sunyi karena peran dari motor listrik yang hanya menghabiskan setengah baterai 6 kWh.

Menurut PC-Aero, performa tinggi dari baterai yang dapat diisi ulang itu memberikan ketahanan pesawat untuk terbang lebih dari tiga jam, jarak lebih dari 400 km, dengan kecepatan 160 km per jam. Berat bersih dari pesawat listrik ini sebesar 100 kg dengan berat maksimum yang dapat ditampung sebesar 300 kg.

Minggu berikutnya, Elektra One akan mendapatkan baling-baling dengan variabel baru dan roda landas yang dapat ditarik. Tambahan peralatan ini akan memberikan performa yang lebih baik untuk pesawat listrik ini.

Pesawat hemat energi ini diharapkan akan komersil dengan harga kurang dari 100.000 euro atau sekitar Rp 12 miliar.

Pesawat Elektra One yang diciptakan oleh PC-Aero ikut berkompetisi dan memenangi CAFE Green Flight Challenge yang diadakan NASA. Pertandingan ini bertujuan menciptakan sebuah pesawat terbang yang mampu terbang sejauh 200 mil kurang dari dua jam, menggunakan energi yang setara dengan kurang dari satu galon bensin per penumpang.

26 March 2011

Kecanggihan Rafale si "Hujan Badai" Dari Perancis



Pesawat jet milik Perancis, Dassault Rafale atau disebut Rafale merupakan pesawat tempur andalan pasukan udara tentara koalisi di Libya.

Jet tempur serba guna bermesin ganda itu memiliki julukan "Hujan Badai" memiliki daya gempur yang dahsyat.

Pesawat yang dibuat Dassault Aviation, dirancang sebagai pesawat berpangkalan di darat maupun di kapal induk.

Pesawat ini dapat dioperasikan di landasan pacu dengan panjang hanya 400 meter itu.

Alat tempur ini juga memiliki kecepatan maksimum hingga 2.400 kilometer per jam dengan daya jangkau 1.400 kilometer untuk sekali pengisian bahan bakar.

Dengan teknologi sayap delta yang dimiliki Rafael mampu memaksimalkan kemampuan manuvernya hingga dapat tetap stabil dengan kecepatan maksimumnya 11 G atau sebelas kali gaya gravitasi bumi.

Rafale dibuat tahun 2000 lalu dengan biaya pembuatan mencapai Rp500 miliar.

Selain bom dan rudal konvensional dari udara ke darat dan sebaliknya Rafale juga bisa mengangkut senjata nuklir.

Untuk pertahanannya Rafale dilengkapi dengan sistem pertahanan elektronik spektra yang menyediakan teknologi siluman virtual yang membuatnya bisa lolos dari deteksi radar musuh.

Dengan teknologi pencitraan tiga dimensi sensor Rafael mampu menciptakan citra kontur tanah dan pegunungan beresolusi tinggi untuk navigasi dalam menentukan sasaran.

Sejak masuknya pasukan jet tempur koalisi Dewan Keamanan PBB yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris dan Perancis, kerusakan di Libya semakin parah.

Tentara koalisi dilaporkan mulai memperluas zona serangan dan mengincar beberapa titik vital pertahanan Libya.

Di antaranya yang telah dihancurkan adalah artileri, tank, bunker amunisi dan beberapa helikopter yang tengah diparkir di beberapa basis angkatan udara Libya.

Selain mengerahkan pesawat Rafale, Perancis juga melesatkan Mirage 2000s, berpatroli di udara Misurata, wilayah strategis bagi pertahanan Libya.

Perancis juga dilaporkan telah memborbardir basis udara di pesisir Libya.

Sementara itu pasukan udara Inggris yang terdiri dari pesawat jet Tornado dan Typhoon dilaporkan telah menyelesaikan 59 misi penghancuran di Libya.

Dipersenjatai dengan bom antitank dan pelacak akurasi tinggi dan pasukan Inggris melakukan misi-misinya pada malam hari.

23 March 2011

Inilah B2 Spirit, Pesawat Siluman Pembom Libya


Angkatan Udara Amerika Serikat memiliki sejumlah pesawat tempur untuk menghajar pertahanan anti-serangan udara Libya. Salah satu dipersiapkan adalah pesawat tempur pembom berteknologi Stealth atau siluman, B2 Spirit. Setidaknya tiga pesawat B2 Spirit, dan enam pilot digunakan AS menggempur Libya.

Tiga pesawat-siluman B2 Spirit disiapkan langsung dari pangkalan udara Whiteman di Missouri, Amerika Serikat menuju Libya. Dengan kemampuan jelajah hingga 10.000 kilometer tiap mengisi bahan bakar, B2 Spirit memang ditugaskan menghantam target khusus pasukan Khadafi, kemudian kembali ke 'kandang'-nya di Missouri.

03 August 2010

Angel of Death,
Senjata Terbesar di
Dunia

707921.jpg

Pesawat terbang ‘ Angel of Death ’ merupakan senjata
artileri terbesar di dunia
yang digunakan oleh
pasukan khusus AS dan Inggris untuk mengalahkan pemberontak Taliban di Afganistan.
Pesawat yang jarang
digunakan saat siang hari
ini, seperti dikutip dari
Daily Mail, membawa
senjata Howitzer 105mm
yang bisa mengincar
target berjarak sekitar
1200 meter.

Untuk mengurangi
kegagalan saat
meluncurkan senjata,
pistol ini diatur pada
putaran di kisi-kisi kecil
dalam struktur pesawat.

Saat senjata tersebut
menembakkan api,
Howtizer akan mundur ke
belakang dan berada di
penyangga hidrolik untuk
proses pengisian ulang.

Ketinggian ledakan
sebesar 105mm yang
dikemas dalam 5 pound
TNT di mana roket dapat
menuju sasaran sekitar
1.548 kaki (464,4 meter)
per detik.

Saat digunakan, pesawat
ini akan diisi dengan 10
ton amunisi. Pilot akan
mengandalkan radar
berteknologi tinggi
untuk melacak target.Hal
ini didukung oleh sistem
sensor rahasia yang dapat
digunakan di malam hari.

Mesin pembunuh berada
di belakang kokpit
sebagai bagian dari
meriam Vulcan 20mm
dengan jumlah tembakan
7200 putaran per menit.
Penembak akan
menggunakan sekop
untuk membersihkan
tumpukan amunisi yang
kosong saat meriam
memuntahkan senjata
keluar.

Senjata artileri ini memiliki
sensor penerbangan,
laser, dan kamera malam
dengan sensitivitas
tinggi yang menyediakan
informasi saat itu juga,
serta cuplikan data
mengenai komando
senjata yang berada di
belakang pilot.

Posted by Wordmobi