Showing posts with label fenomena. Show all posts
Showing posts with label fenomena. Show all posts

21 April 2011

Penjelasan Ilmiah Soal Fenomena Bukit Magnet

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa fenomena 'medan magnet' yang terjadi di Banyumas, Jawa Tengah, telah dibantah oleh para pakar.

Mereka mengatakan bahwa ini merupakan ilusi visual yang membuat kesan kepada mata bahwa sebuah jalan menurun terlihat seolah-olah sebagai jalan yang menanjak.

Fenomena ini tak hanya ada di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia, Situs ensiklopedia online Wikipedia bahkan memiliki data yang cukup lengkap di lokasi mana saja fenomena ini dijumpai. 

Dalam sebuah penelitiannya, Paola Bressan, Monica Barracano, dan Luigi Garlaschelli dari Padova University dan Pavia University Italia, berkesimpulan bahwa efek yang lebih dikenal dengan istilah bukit magnet atau bukit anti-gravitasi ini faktanya hanya merupakan ilusi visual.

"Kami menyimpulkan bahwa efek ini terjadi dari sebuah mispersepsi seseorang terhadap gravitasi. Ini disebabkan oleh hadirnya 'garis horizon palsu' di lokasi itu," seperti tertera pada hasil penelitian tertulis mereka.

Penelitian mereka juga menemukan bahwa permukaan miring biasanya akan dipersepsikan lebih rendah daripada bidang horizontal, ketika didahului, atau diikuti, atau diapit oleh sebuah lereng turunan yang curam.

18 April 2011

Inilah Saingan Briptu Norman Camaru

x0bhBdwPXi

Rupanya ada lagi polisi yang berpangkat Briptu yang bakal meramaikan dunia hiburan, dia adalah Briptu C’zar.

Jika Briptu Norman Kamaru berasal dari kesatuan Brimob Polda Gorontalo yang kini jadi selebritis dunia hiburan berasal dari artis Youtube, terkenal dengan lipsync dan joget India di lagu Chaiyya Chaiyya.

Briptu C’zar berasal dari kesatuan kepolisian Polda Kendari. Kata C’zar, sejak lulus kuliah pada 2004 dirinya sudah mulai serius bermain musik, dan jadi musisi satu-satunya keinginannya saat itu.

Namun, karena keinginan orang tuanya ia masuk jadi anggota Polri.“Saat sekolah Pastur, saya belajar musik, dari mulai jadi vokalis, saya belajar gitar juga. Lalu sempat kuliah ke Jakarta, namun gak tahan akhirnya balik ke Kendari untuk daftar jadi polisi,” kenang C’zar saat dihubungi melalui telepon dirinya berada di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (18/4/2011).

17 April 2011

Inilah Foto Satelit ‘Black Hole’ Bumi di Meksiko



Korea Multi-purpose Satellite 2 atau Kompsat-2, mengambil foto Holbox, sebuah pulau dengan panjang 42 kilometer yang terpisah dari daratan utama Meksiko oleh sebuah laguna.

“Pulau itu dikelilingi lubang berbatu yang dalam sehingga membuat perairan di atasnya tampak sangat gelap,” sebut juru bicara European Space Agency yang bekerjasama dengan misi Kompsat-2, seperti dikutip dari Space.com, 15 April 2011.

“Dalamnya lubang dan gelapnya perairan membuat pulau tersebut diberi nama Holbox, yang dalam bahasa Maya berarti black hole atau lubang hitam,” ucap juru bicara tersebut.

01 April 2011

Perjalanan Dua Femme Fatale

>

image

Dua perempuan cantik mendominasi pembicaraan publik minggu ini, lantaran aksi tilep uang yang mereka lakukan. Dari model bisnis pulsa ala Selly Yustiawati, sampai Melinda Dee yang menggasak miliaran rupiah uang nasabah Citibank. Orang Prancis punya istilah khas femme fatale, perempuan cantik nan berbahaya.

Dua perempuan ini tentu beda gaya dan kelasnya. Ayo kita tengok dulu Selly Yustiawati. Perempuan bernama alias Rasellya Rahman Taher (26) ini tampil seperti anak muda lainnya, sosok perempuan muda yang sedang meniti karir. Cuap-cuap, sudah menjadi bakat alam dirinya.

Namun sayang, cuap-cuap ini juga, plus wajah cantik, yang kemudian menjadi senjatanya untuk memperdaya orang. Polisi sudah mendeteksi sepak terjang Selly ketika para mahasiswa Universitas Moestopo dikerjai pada 2006. Dijanjikan jadi SPG setelah menyetor uang, namun Selly menghilang.

Selly lantas bekerja di Hotel Gran Mahakam, sambil menawarkan bisnis pulsa murah serta aneka kisah pilu. Uang Rp 20 juta dari para karyawan pun sukses dikantongi Selly, sedangkan para karyawan hotel hanya bisa melapor ke polisi.

Dari sana, Selly hijrah ke Kompas Gramedia. Lagi-lagi para karyawan dan wartawan Kompas dirayu bisnis pulsa murah, dan Selly meraup uang jutaan rupiah sebelum menghilang. Hengkang dari Kompas, Selly lebih banyak bergerilya mengincar korban lewat Facebook, kebanyakan orang-orang yang seumuran. Tas ransel Kompas, sempat jadi senjata Selly berbual di kalangan anak muda.

Dari Jakarta, Selly melebarkan aksi sampai Depok, Bogor, Bandung, dan belakangan diketahui Yogyakarta. Aksinya terhenti di Bali, ketika polisi mendeteksi keberadaan perempuan yang berstatus buron Polres Bogor Kota itu.

Berapa sih kira-kira uang yang selama ini sudah dikantungi Selly? Jumlahnya tidak seragam memang. Ada yang hanya ditipu ratusan ribu, atau beberapa juta, tapi ada juga yang mengaku tertipu Rp 100 juta. Jumlah pastinya, hanya Selly yang tahu.

Lantas bagaimana jika dibandingkan dengan Malinda Dee? Wah, kalau ini Selly kalah kelas. Malinda adalah sosok wanita yang sedang berada di puncak karir. Posisi yang sempat disandang di Citibank bukan main-main, Senior Relation Manager Citigold, yang hanya mengurusi nasabah papan atas. Gaya hidupnya pun high class dan glamour, dengan aneka mobil mewah mengisi garasinya, ada Hummer H3 bernopol B 18 DIK, 2 mobil Ferarri, dan Mercedes.

Namun rupanya, perolehan mobil-mobil mewah ini diduga dari hasil aksinya mengutak-atik pemindahan dana nasabah ke rekening pribadi. Rp 17 miliar, itulah jumlah uang yang disebut oleh Mabes Polri sebagai hasil dari aksi Malinda, yang diduga sudah berlangsung selama 3 tahun.

Polisi mengendus aset Malinda tidak hanya itu saja. Ada sejumlah apartemen di Ibukota plus aset di London dan Australia. Dana yang dibobolnya pun diperkirakan lebih dari Rp 17 miliar.

Para nasabah berteriak, Citibank bertindak, dan polisi pun bergerak. Malinda pun bernasib sama dengan Selly, meringkuk di tahanan polisi.

Dari Selly dan Malinda, foto-foto rupanya juga menjadi faktor ketertarikan publik. Aneka foto Selly di Facebook meyakinkan publik kalau Selly memang penipu cantik. Namun foto-foto Selly belum ada apa-apanya dengan foto-foto Malinda yang beredar di BBM dan jejaring sosial.

Ketika punya duit berlebih, Malinda pun bisa tampil lebih wah dibanding Selly. Ada aneka foto Malinda mejeng bersama mobil-mobil mewahnya. Ada juga foto-foto yang lebih seksi yang juga mengundang banyak komentar publik soal perawatan kecantikannya.

Femme fatale, itulah sebuat orang Prancis terhadap perempuan yang cantik tapi berbahaya. Mungkin sebutan ini juga yang lekat pada Selly dan Malinda. Namun, keduanya memang punya strategi dan kelas yang jauh berbeda. Selly menyasar kaum muda, Malinda menyasar klien-klien kaya raya. Publik pun kini menunggu ke mana proses hukum keduanya akan berujung.

Perjalanan Dua Femme Fatale

image

Dua perempuan cantik mendominasi pembicaraan publik minggu ini, lantaran aksi tilep uang yang mereka lakukan. Dari model bisnis pulsa ala Selly Yustiawati, sampai Melinda Dee yang menggasak miliaran rupiah uang nasabah Citibank. Orang Prancis punya istilah khas femme fatale, perempuan cantik nan berbahaya.

Dua perempuan ini tentu beda gaya dan kelasnya. Ayo kita tengok dulu Selly Yustiawati. Perempuan bernama alias Rasellya Rahman Taher (26) ini tampil seperti anak muda lainnya, sosok perempuan muda yang sedang meniti karir. Cuap-cuap, sudah menjadi bakat alam dirinya.

Namun sayang, cuap-cuap ini juga, plus wajah cantik, yang kemudian menjadi senjatanya untuk memperdaya orang. Polisi sudah mendeteksi sepak terjang Selly ketika para mahasiswa Universitas Moestopo dikerjai pada 2006. Dijanjikan jadi SPG setelah menyetor uang, namun Selly menghilang.

Selly lantas bekerja di Hotel Gran Mahakam, sambil menawarkan bisnis pulsa murah serta aneka kisah pilu. Uang Rp 20 juta dari para karyawan pun sukses dikantongi Selly, sedangkan para karyawan hotel hanya bisa melapor ke polisi.

Dari sana, Selly hijrah ke Kompas Gramedia. Lagi-lagi para karyawan dan wartawan Kompas dirayu bisnis pulsa murah, dan Selly meraup uang jutaan rupiah sebelum menghilang. Hengkang dari Kompas, Selly lebih banyak bergerilya mengincar korban lewat Facebook, kebanyakan orang-orang yang seumuran. Tas ransel Kompas, sempat jadi senjata Selly berbual di kalangan anak muda.

Dari Jakarta, Selly melebarkan aksi sampai Depok, Bogor, Bandung, dan belakangan diketahui Yogyakarta. Aksinya terhenti di Bali, ketika polisi mendeteksi keberadaan perempuan yang berstatus buron Polres Bogor Kota itu.

Berapa sih kira-kira uang yang selama ini sudah dikantungi Selly? Jumlahnya tidak seragam memang. Ada yang hanya ditipu ratusan ribu, atau beberapa juta, tapi ada juga yang mengaku tertipu Rp 100 juta. Jumlah pastinya, hanya Selly yang tahu.

Lantas bagaimana jika dibandingkan dengan Malinda Dee? Wah, kalau ini Selly kalah kelas. Malinda adalah sosok wanita yang sedang berada di puncak karir. Posisi yang sempat disandang di Citibank bukan main-main, Senior Relation Manager Citigold, yang hanya mengurusi nasabah papan atas. Gaya hidupnya pun high class dan glamour, dengan aneka mobil mewah mengisi garasinya, ada Hummer H3 bernopol B 18 DIK, 2 mobil Ferarri, dan Mercedes.

Namun rupanya, perolehan mobil-mobil mewah ini diduga dari hasil aksinya mengutak-atik pemindahan dana nasabah ke rekening pribadi. Rp 17 miliar, itulah jumlah uang yang disebut oleh Mabes Polri sebagai hasil dari aksi Malinda, yang diduga sudah berlangsung selama 3 tahun.

Polisi mengendus aset Malinda tidak hanya itu saja. Ada sejumlah apartemen di Ibukota plus aset di London dan Australia. Dana yang dibobolnya pun diperkirakan lebih dari Rp 17 miliar.

Para nasabah berteriak, Citibank bertindak, dan polisi pun bergerak. Malinda pun bernasib sama dengan Selly, meringkuk di tahanan polisi.

Dari Selly dan Malinda, foto-foto rupanya juga menjadi faktor ketertarikan publik. Aneka foto Selly di Facebook meyakinkan publik kalau Selly memang penipu cantik. Namun foto-foto Selly belum ada apa-apanya dengan foto-foto Malinda yang beredar di BBM dan jejaring sosial.

Ketika punya duit berlebih, Malinda pun bisa tampil lebih wah dibanding Selly. Ada aneka foto Malinda mejeng bersama mobil-mobil mewahnya. Ada juga foto-foto yang lebih seksi yang juga mengundang banyak komentar publik soal perawatan kecantikannya.

Femme fatale, itulah sebuat orang Prancis terhadap perempuan yang cantik tapi berbahaya. Mungkin sebutan ini juga yang lekat pada Selly dan Malinda. Namun, keduanya memang punya strategi dan kelas yang jauh berbeda. Selly menyasar kaum muda, Malinda menyasar klien-klien kaya raya. Publik pun kini menunggu ke mana proses hukum keduanya akan berujung.

11 March 2011

Apakah Fenomena Supermoon Yang Mengakibatkan Bencana??

 

seperti yang pernah saya sharing disini,disitu dikatakan Bulan akan Mendekati bumi pada 19 maret dan kemungkinan akan terjadi bencana alam terkait hal itu.

dibawah adalah kutipan berita yang terkait hal diatas.

Pekan depan, pada 19 Maret 2011, bulan akan berada di orbit terdekat dengan bumi, fenomena ini kerap disebut Supermoon. Pada tanggal tersebut, Bumi dan bulan berjarak 356.577 kilometer.

Para penganut teori konspirasi menyebutkan Supermoon bisa menyebabkan Moonageddon atau bencana besar, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Supermoon sebelumnya terjadi 1955, 1974, 1992 dan 2005. Di tahun tersebut ada peristiwa cuaca ekstrim atau bencana alam.

Tsunami yang membunuh ratusan ribu orang di Indonesia juga terjadi dua minggu sebelum Supermoon pada Januari 2005. Kemudian, pada Natal 1974, topan Tracy menghancurkan Darwin, Australia.

Namun Pete Whaler, ilmuwan dari International Centre for Radio Astronomy tak

Kereen..!! Fenomena Sundog Yang Terlihat Seperti UFO

Seorang fotografer asal Bristol, Adam Gasson, berhasil mengabadikan fenomena Sundog di sebuah pantai wilayah utara Cowes, Isle of Wight, Inggris, yang tampak pada Sabtu (5/3/2011).

Sundog memiliki nama ilmiah parhelion. Ini adalah fenomena di atmosfer berupa spot cahaya yang terang yang biasanya muncul saat curah hujan tinggi dan suhu atmosfer sangat dingin. Sundog terbentuk ketika terdapat kristal es (yang kadang disebut debu berlian) di udara rendah. Kristal es akan membelokkan sinar matahari dengan sudut minimal 22 derajat.