Showing posts with label gempa. Show all posts
Showing posts with label gempa. Show all posts

13 April 2011

Gajah Bisa untuk Deteksi Gempa

img32


Informasi mengenai potensi gempa 8,9 skala Richter yang dapat diikuti tsunami di sepanjang zona patahan Sumatera telah dirilis para ahli gempa Indonesia. Informasi tersebut diharapkan ditindaklanjuti dengan berbagai upaya mitigasi bencana.


Salah satunya adalah dengan melepaskan jenis-jenis hewan tertentu yang memiliki kepekaan terhadap perubahan alam, sebagai natural early warning system.

“Setelah bertemu Dr Danny Hilman dan teman-teman ahli gempa plus tsunami, serta para pelaku kebudayaan, kami mengajak institusi-institusi pemerintah mengkaji kemungkinan melepaskan satwa-satwa seperti gajah di sekitar Kota Padang, sebagai alat peringatan dini yang alami,” kata Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Basroni Kiran, dalam keterangan yang diterima VIVAnews, Selasa 12 April 2011.

Menurut Basroni, keberadaan natural early warning system ini dapat menjadi pelengkap dari berbagai upaya mitigasi bencana yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti membangun shelter mini untuk evakuasi, jalur-jalur evakuasi, peralatan GPS, pemantauan pergerakan batu koral, dan pelatihan bagi anak-anak sekolah.

24 March 2011

"Musim Gempa" dan Misteri Bawah Bumi

Ketika Bumi ternyata ”hanya” merupakan susunan teka-teki potongan gambar (jigsaw puzzle) yang pada garis pertemuannya ada bagian yang masuk ke bawah bagian lain, muncul pertanyaan: ”apakah gempa di suatu wilayah akan memicu terjadinya gempa di bagian lain dunia?” Pertanyaan klasik tersebut dipicu logika: karena semua ”keping gambar Bumi” tersebut terkait satu sama lain, apabila satu keping bergeser, kepingan lain juga bergerak.

Atas pertanyaan di atas, jawaban yang umum terdengar dari kalangan pakar seismologi dan ilmuwan kebumian lain adalah belum tentu lempeng lain akan turut bergerak jika terjadi gempa di tempat lain. Itu tergantung sistem lempeng yang bergerak dan jauh jarak lempeng lainnya.

Berbicara soal gempa, pada awalnya terdapat teori tektonik lempeng yang bertutur soal sejarah terbentuknya benua dan tentang fakta adanya lempeng samudra dan lempeng benua (daratan) yang bergerak satu sama lain.

Gempa terjadi saat dua lempeng yang saling mendesak tidak dapat lagi menahan kekuatan tekanan sehingga sebagian energi dilepaskan. Energi tersebut menimbulkan getaran yang kita rasakan sebagai gempa. Getaran amat kuat akan mengakibatkan pergeseran atau terbelahnya permukaan Bumi.

17 March 2011

Gempa Mempercepat Aliran Gletser

Selain menyebabkan pergeseran poros Bumi dan mempercepat rotasi, gempa Jepang dilaporkan juga mengakibatkan kecepatan aliran gletser di Antartika meningkat untuk sementara. Biasanya, gletser bergerak 1 meter dalam sehari, tapi kali ini bergerak setengah meter sekaligus saat gempa terjadi.

Pergerakan itu termonitor oleh Jake Walter dari Universitas California Santa Cruz. Bersama rekannya, ia memantau aliran gletser itu dari California menggunakan fasilitas GPS. Walter dan rekannya menemukan, kecepatan aliran es meningkat 2 kali sehari dalam pergerakan yang berlangsung hingga 30 menit.

Peningkatan aliran gletser dilaporkan terjadi di Whillans, Antartika Barat. Aliran Whillands mengalirkan es dari Antartika Barat menuju Ross Ice helf. Walter menganggap fenomena ini menarik meski takkan mengganggu kestabilan aliran es di Antartika.

11 March 2011

Apakah Fenomena Supermoon Yang Mengakibatkan Bencana??

 

seperti yang pernah saya sharing disini,disitu dikatakan Bulan akan Mendekati bumi pada 19 maret dan kemungkinan akan terjadi bencana alam terkait hal itu.

dibawah adalah kutipan berita yang terkait hal diatas.

Pekan depan, pada 19 Maret 2011, bulan akan berada di orbit terdekat dengan bumi, fenomena ini kerap disebut Supermoon. Pada tanggal tersebut, Bumi dan bulan berjarak 356.577 kilometer.

Para penganut teori konspirasi menyebutkan Supermoon bisa menyebabkan Moonageddon atau bencana besar, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Supermoon sebelumnya terjadi 1955, 1974, 1992 dan 2005. Di tahun tersebut ada peristiwa cuaca ekstrim atau bencana alam.

Tsunami yang membunuh ratusan ribu orang di Indonesia juga terjadi dua minggu sebelum Supermoon pada Januari 2005. Kemudian, pada Natal 1974, topan Tracy menghancurkan Darwin, Australia.

Namun Pete Whaler, ilmuwan dari International Centre for Radio Astronomy tak

27 October 2010

10 Gempa Paling Dahsyat Dalam Sejarah Dunia

Gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter yang disusul tsunami 1,5 meter mengguncang kepulaun Mentawai pada Senin malam lalu. Air laut masuk ke daratan sejauh 600 meter.

Jumlah korban tewas diperkirakan mencapai ratusan jiwa. Kondisi pulau yang sulit dijangkau dan ganasnya ombak Samudera Hindia membuat petugas penyelamat kesulitan mengevakuasi korban.

Kebanyakan gempa bumi terjadi akibat pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak.

Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi.

Berikut ini gempa yang paling dahsyat yang pernah terjadi dalam sejarah dunia.

1556: Shaanxi, Cina Gempa yang paling mematikan sepanjang masa terjadi di Sahaanxi, Cina. Gempa ini terjadi hampir 450 tahun yang lalu. Berpusat di provinsi Shaanxi China tengah, gempa 1556 merenggut nyawa beberapa 830.000 orang. Gempa ini berkekuatan 8,0 SR Richter.

1976: Tangshan, Cina Cina kembali berduka. Gempa besar mengguncang, gempa bumi yang paling mematikan kedua pada catatan, tahun 1976 Great Gempa Tangshan, yang melanda di timur laut negara itu. laporan menyebutkan korban tewas mencapai 700.000, orang. Jumlah ini tidak jelas karena pemerintah Cina menolak bantuan internasional.

2004: Tsunami Samudera Hindia Pada 26 Desember 2004 gempa berkekuatan 9,2 magnitude mengguncang samudera hindia. Energi yang dikeluarkan dalam gempa ini setara 23.000 bom atom. Sebanyak 11 negara menjadi korbannya. Termasuk Aceh, Indonesia. Menurut laporan pemerintah Amerika gempa ini menelan korban jiwa 227.898 jiwa.

1920: Haiyuan, Cina Pada 16 Desember 1920 gempa mengguncang Haiyuan, Cina. Gempa ini berkekuatan 7,8 SR. Sijihe, kota di Xiji terkubur. Korban dalam gempa ini diperkirakan 200.000 jiwa.

1923: Kanto, Jepang Menjelang siang pada 1 September 1923, sebuah gempa berkekuatan 7,7 SR menggoyang wilayah Tokyo-Yokohama. Gempa ini keudian disusul tsunami setinggi 12 meter. Sebanyak 90 persen bangunan di Yokohama luluh lantak. Gempa ini merenggut 143.000 warga Jepang.

1948: Turkmenistan Dalam hitungan menit, gempa berkekuatan 7,7 SR mengguncang kota Ashgabat di bulan Oktober 1948. Korban yang meninggal dalam peristiwa ini berjumlah 110.000 jiwa.

2008: Sichuan, Cina Sebanyak 87.000 orang tewas dalam gempa berkekuatan 7,0 SR ini. Gempa ini mengguncang provinsi Sichuan, Cina. Hampir 10.000 siswa meninggal terkena reruntuhan bangunan sekolah juga terperangkap di dalam reruntuhan bangunan.

2005: Kashmir Oktober 2005. Gempa berkekuatan 7,6 SR menggoyang Kashmir, wilayah sengketa yang terletak di perbatasan India dan Pakistan. Sebanyak 79.000 warganya tewas. Jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal.

1908: Messina, Italia Gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi di Messina, Italian. Sebanyak 80.000 orang tewas dalam peritiwa ini, belasan kota hancur.

1970: Chimbote, Peru Gempa bumi berkekuatan 7,9 SR mengguncang Peru pada 31 Mei 1970. Peristiwa ini menelan korban mencapai 70.000 jiwa, sebanyak 800.000 warga kehilangan tempat tingal.